Wagub: Pemenang Pilkada Harus Dihormati

img

(Hadi Mulyadi, Wagub Kaltim)

SAMARINDA- Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi  mengatakan,  penyelenggaraan  Pemilihan Kepala  Daerah (Pilkada)  Bupati dan wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota   pada 9 daerah di Kaltim berjalan aman, lancar dan damai,  dan siapapun yang  terpilih harus dihormati karena itu merupakan hasil pilihan masyarakat.

“ Pemenang  Pilkada  harus  kita dukung dan  hormati  karena itu merupakan  hasil pilihan masyarakat, dan kita siap untuk bekerjasama  untuk  mambangun daerah,” kata Hadi Mulyadi kepada Poskotakaltimnews.com), usai menghadiri Peringatan hari jadi ke-61 tahun Kabupaten Paser , yang digelar di Halaman Kantor Bupati Paser, Rabu (29/12/2020).

Hadi Mulyadi  mengatakan bahwa Pemilihan Umum (Pemilu)  Pilkada  pada  9 kabupaten/kota di  Kaltim berlangsung aman dan  lancar dan dami,  walaupun diselenggearakan  di tengah pandemi Covid-19,  Bahkan antusiasme masyarakat sangat tinggi  dalam memberikan  hak suaranya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. 

“Oleh karena itu, kita berikan apresiasi kepada Pemerintah daerah  bersama penyelenggara Pemilu Pilkada  di daerah serta  partisipasi  stakeholders dan seluruh lapisan masyarakat,  sehingga Pilkda  serentak di Kaltim pada 9 Desember lalu  berjalan  aman, lancar  dan damai, “tandasnya, 

Pasca Pemilu Pilkada Serentak,  Hadi Mulyadi  mengajak kepada  masyarakat Kaltim  untuk tetap menjaga  dan  memelihara  keamanan dan ketertiban,  sehingga  kabupaten/kota  dan Provimnsi Kaltim tetap kondusif.

" Saya harapkan,  kepada seluruh masyarakat  diwilayah  Kaltim,  untuk  terus  menjaga dan memelihara ketertiban,  dan keamaanan karena itu  merupakan kunci  utama dalam pelaksanaan berbagai  program pembangunan,” ujarnya.

Hadi Mulyadi  juga meminta kepada masyarakat untuk turut berperan aktif mengamankan daerah masing-masing  dari tindakan-tindakan oknum yang tidak bertangungjawab yang menyebarkan berita bohong (hoax) yang dapat memecah persatuan dan kesatuan.

" Tetap  terjaga serta terpeliharanya kondusifitas daerah merupakan tugas dan tanggungjawab pemerintah bersama aparat keamanan baik Polri maupun TNI. Namun, peran dan keterlibatan seluruh komponen masyarakat  akan lebih baik," tandasnya.

Hadi Mulyadi mengakui terbentuknya beberapa forum dan  paguyuban (organisasi kemasyarakatan/ormas) maupun kelompok dalam masyarakat tentunya dapat menjadi pemersatu dan menghindari  terjadinya gesekan-gesekan yang memicu terjadinya konflik.

" Kekompakan masyarakat serta  peran forum dan  peguyuban yang ada di Kaltim, dapat mencegah secara dini dan    menyelesaikan permasalahan dalam masyarakat, termasuk tokoh agama maupun tokoh masyarakat/tokoh adat sangat berperan dalam menyelesaikan  masalah konflik di daerah," kata  Hadi Mulyadi .(mar/poskotakaltimnews.com)